Wujud Nyata API Berbuah Manis

  • 04 Oktober 2016
  • Dibaca: 384 Pengunjung
Wujud Nyata API Berbuah Manis

Setelah diresmikan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada tanggal 14 Juli 2016, webdesa di Kabupaten Klungkung sudah bisa dimanfaatkan. Sehubungan dengan hal itu juga, telah dibentuk sebuat komunitas yang bernamakan API (Agen Perubahan Informatika). Adapun anggota API tersebut berasal dari masing-masing desa yang ada di Klungkung. API sendiri dibentuk bertujuan untuk membantu apparat desa dalam memasukkan data-data terkait desa bersangkutan. Selain itu tugas lain dari para API yakni, menjadi getok tular bagi masyarakat yang buta information technology (IT) untuk melek. Selain itu, mereka yang tergabung dalam komunitas ini berkewajiban menularkan kemampuannya kepada orang lain.

Menjadi anggota API adalah suatu pengalaman yang tak terlupakan. Seperti yang dirasakan oleh salah seorang anggota API Desa Nyanglan, Era Sugiartini. Berkat adanya program ini mampu menghantarkannya sebagai satu dari dua finalis asal Bali untuk menjadi Duta internet cerdas, kratif, dan produktif (INCAKAP) 2016. Acara ini diselenggarakan oleh Kemkominfo Republik Indonesia.

 Berawal dari hobi menulis dengan menyetorkan sebuah karya berupa tulisan mampu menempatakan Era sebagai finalis Duta INCAKAP 2016. Dengan mengangkat judul artikel “API Sebarkan “virus” Desa Melek IT”. Adapun arti dari dari artikel tersebut adalah peran API sebarkan “virus” melek teknologi untuk masyarakat di pedesaan yang selama ini tertinggal IT. Virus dalam artian positif yaitu dapat menyebarkan pengetahuan terkait IT secara cepat layaknya virus. Jika “virus” tersebut telah meresap, otomatis desa-desa dan masyarakatnya yang buta akan teknologi bisa melek dengan bantuan para API. Bahwa teknologi itu tidak hanya bisa dilihat dari sisi negatif akan tetapi lihatlah dari segi positifnya, jika dipergunakan secara CAKAP, yakni cerdas, kreatife, dan produktif.(*)

  • 04 Oktober 2016
  • Dibaca: 384 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita